Perangkat produksi di dalam Broadcasting TV :
untuk stasiun televisi kecil dapat menggunakan handycam digital MiniDV berjenis 3CCD (Charge Couple Device) namun bisa juga menggunakan . Kamera jenis ini, walaupun hanya berstandar home appliance quality, tapi resolusinya cukup bagus apalagi jika lensanya berkualitas. Untuk studio paling tidak dibutuhkan 2 kamera.
2. Mikrofon
ada berbagai jenis microfon yang dapat digunakan, yaitu : Mikrofon kabel, nirkabel dan jepit (clif on). Selain itu, dapat juga dibedakan dari cara kerja sensornya : condenser (sangat peka, menggunakan batere) dan dinamik (relatif kurang peka, tanpa batere). Kebutuhan mikrofon di studio minimal 3 buah, penambahan objek/narasumber akan menambah jumlah mikrofon.
3. Audio Mixer
digunakan untuk mencampurkan dan atau memilih sinyal audio dari banyak i/p. Untuk stasium TV kecil min. dibutuhkan mixer 8 kanal.
4. Monitor video
untuk memantau hasil berupa gambar / Video. paling tidak dibutuhkan sebuah monitor 21 inch untuk seorang audio mixer / graphic mixer .
5. Komputer editing
Komputer wajib dilengkapi dengan aplikasi video editing seperti adobe premiere pro,camtasia, dan Ulead, kartu grafis dan video capture card yang memadai untuk proses pasca produksi.
6. VTR (Video Tape Recorder)
berfungsi untuk merekam dan melihat rekaman pada proses produksi, dapat juga digunakan untuk meng-capture (istilah yang digunakan untuk merubah rekaman dari kaset pita ke data digital). Format yang digunakan, antara lain : VHS, S-VHS, dan MiniDV.
Oke itu tadi beberapa Perangkat produksi di dalam Broadcasting TV . sampai ketemu lagi di postingan ku selanjutnya . see youu ..!
1. Kamera
untuk stasiun televisi kecil dapat menggunakan handycam digital MiniDV berjenis 3CCD (Charge Couple Device) namun bisa juga menggunakan . Kamera jenis ini, walaupun hanya berstandar home appliance quality, tapi resolusinya cukup bagus apalagi jika lensanya berkualitas. Untuk studio paling tidak dibutuhkan 2 kamera.
2. Mikrofon
ada berbagai jenis microfon yang dapat digunakan, yaitu : Mikrofon kabel, nirkabel dan jepit (clif on). Selain itu, dapat juga dibedakan dari cara kerja sensornya : condenser (sangat peka, menggunakan batere) dan dinamik (relatif kurang peka, tanpa batere). Kebutuhan mikrofon di studio minimal 3 buah, penambahan objek/narasumber akan menambah jumlah mikrofon.
3. Audio Mixer
digunakan untuk mencampurkan dan atau memilih sinyal audio dari banyak i/p. Untuk stasium TV kecil min. dibutuhkan mixer 8 kanal.
4. Monitor video
untuk memantau hasil berupa gambar / Video. paling tidak dibutuhkan sebuah monitor 21 inch untuk seorang audio mixer / graphic mixer .
5. Komputer editing
Komputer wajib dilengkapi dengan aplikasi video editing seperti adobe premiere pro,camtasia, dan Ulead, kartu grafis dan video capture card yang memadai untuk proses pasca produksi.
6. VTR (Video Tape Recorder)
berfungsi untuk merekam dan melihat rekaman pada proses produksi, dapat juga digunakan untuk meng-capture (istilah yang digunakan untuk merubah rekaman dari kaset pita ke data digital). Format yang digunakan, antara lain : VHS, S-VHS, dan MiniDV.
Oke itu tadi beberapa Perangkat produksi di dalam Broadcasting TV . sampai ketemu lagi di postingan ku selanjutnya . see youu ..!



.jpg)



.jpg)

.jpg)









